Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan dalam rangka penghematan air:

Standar

Gambar

1. Penghematan di Dapur
Pakailah bak-bak dengan air secukupnya untuk mencuci piring, mencuci buah, sayuran, daging. Karena pemakaian air mengalir akan lebih boros. Dan apabila tidak memungkinkan pakailah kran dengan debit yang kecil.
Pakailah sisa cucian sayur, buah, daging (yang tanpa detergen untuk menyiram halaman / tanaman)
Jangan buang sisa air minum di wastafel, tetapi pakailah untuk menyiram tanaman. Karena pembuangan air dari wastafel larinya ke laut.
Optimalkan kapasitas mesin cuci baju dan mesin cuci piring, pakailah alat itu dalam kondisi penuh / optimal
Habiskan makanan yang dipiring sehingga piring tidak terlalu kotor dgn makanan dan air yang dipaki untuk mencuci lebih sedikit
Dalam sehari kita minum hanya memakai satu gelas sehingga tidak menambah jumlah gelas yang di cuci
Jika panci anda berkerak maka rendamlah dengan air sisa cucian, jangan memakai air mengalir untuk membersihkannya
2. Penghematan di kamar mandi
Pemasangan shower/pancuran di kamar mandi jangan terlalu tinggi
Pakailah shower kurang dari 5 menit
Perhatikan kondisi kran air, jika terdapat kebocoran segera perbaiki
Saat gosok gigi, memakai sabun dan shampo matikan lah kran air. Air hanya di hidupkan saat membilas rambut/membilas badan/mencuci sikat gigi atau untuk berkumur
Jika memungkinkan mandikan anak-anak bersama
Pasanglah tangki toilet dengan volume terbatas
3. Penghematan di taman/halaman
Pada saat menyiram tanaman pastikan menyiram tepat di tanah atau sekitar tanamannya, tidak menyiram bagian rumah, tempat jalan kaki, atau aspal.

Hindarkan menyemen halaman, sebaiknya pakailah paving block yang bagian tengahnya berlubang sehingga masih dimungkinkan untuk air masuk ke dalam tanah
Hindarkan pemasangan ornamen yang menggunakan air spt air mancur / kolam kecuali air itu dapat di daur ulang
Buatlah biopori sebagai daerah resapan di halaman. Karena mampu mengefektifkan pengembalian air ke dalam tanah saat musim hujan
Sirami tanaman saat sore hari untuk mengurangi penguapan karena panas sinar matahari sehingga pemakaian air lebih effisien
Jangan biarkan tanah di halaman kosong tanpa ada tanaman, berilah mulsa jerami atau bahan organik untuk mengurangi penguapan dan meningkakan daya ikat tanah terhadap air. Hal ini dapat dilakukan dengan membiarkan daun2nan yang gugur tetap menutupi tanah sehingga tanah tetap sejuk karena sinar matahari tidak langsung mengenai tanah.
Manfaatkanlah sampah organik rumah tangga untuk pembuatan kompos
Mempertahankan rumput yang lebih tinggi (agak tinggi) karena mampu mengurangi penguapan air tanah
Pakailah sapu untuk membersihkan debu halaman, jangan memakai semprotan air.
Menyiram tanaman dalam jangka waktu yang berdekatan lebih baik karena akan meningkatkan penyerapan air dlm tanah
Tangkap, dan simpan air hujan untuk menyiram halaman, mencuci piring, dll
Hindarkan membeli mainan yag memerlukan air
Mandikan binatang peliharaan di luar rumah di temapt yang memelukan penyiraman
Untuk menghindari air yang mengalir di permukaan, tanah yang sudah mengeras perlu di beri lubang + 10 cm supaya air dapat meresap ke akar tanaman.
Menanam tanaman / pohon saat musim hujan
4. Penghematan untuk cuci kendaraan
Pakailah pipa semprot pada selang untuk membersihkan mobil dan matikan selang saat mobil di beri sabun
Carilah pencucian mobil yang menggunakan air daur ulang
5. Perhatikan tagihan
Jika kita memanfaatkan PDAM sebagai satu satunya sumber air untuk memenuhi kebutuhan air kita, maka cek lah tiap bulan apakah tagihan bulanan meningkat atau menurun. Jika meningkat lihatlah kembali pola pemakaian air kita dan lakukan penghematan
Tidak perlu menjadi aktivis lingkungan untuk dapat menyelamatkan lingkungan, tidak juga harus berpikir bagaimana caranya merubah dunia menjadi lebih baik, jangan menunggu orang banyak untuk menyerukan ”selamatkan dunia dari pemanasan global”. Cukuplah kita pahami dan sadari janganlah sampai kita menjadi salah satu diantara orang-orang menyumbang pemanasan global dan menjadi pengrusak lingkungan. Kemauan untuk bertindak dan peduli terhadap lingkungan tidak harus dilakukan oleh seorang ahli lingkungan. Semua berawal dari konsep yang sederhana, niat baik, disiplin dari dalam diri kita, dari hal yang kecil,dan dari sekarang… untuk menjadikan lingkungan lebih baik. Jangan pernah lelah untuk menyebarkan kepedulian kita terhadap lingkungan kepada orang lain, demi anak cucu kita kelak. (^_^)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s