Category Archives: Kimia

semua mengenai kimia.

“Cara Membuat Sabun Mandi Dengan Bahan Dasar VCO”

Standar

sabun mandi
Assalamualaikum. . .
Disore yang berhujan ini, saya ingin berbagi sedikit tentang apa yang saya ketahui mengenai manfaaat minyak kelapa atau biasa disebut Virgin Coconut Oil (VCO). Saya berkesempatan mewawancarai seorang guru kimia yang mengajar di salah satu SMK di sebuah Kabupaten yang mempunyai julukan Kota Batik, Beliau bernama Pak Handyan Rozadi. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, karena beliau telah berkenan berbagi ilmunya kepada saya 🙂
Menurut pemaparan beliau, Selain dapat digunakan untuk memasak. VCO juga dapat dimanfaatkan untuk bahan dasar membuat sabun mandi. Beliau memberi tahu bahan apa saja yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuat sabun mandi berbahan dasar VCO tersebut.

***
Read the rest of this entry

Iklan

“Virgin Coconut Oil –> VCO”

Standar

Screen Shot 2014-04-21 at 9.04.28 PM

Assalamualaikum wr. wb

sore hari ini saya akan membahas mengenai bagaimana cara membuat minyak kelapa atau bisa disebut VCO yaitu Virgin Coconut Oil. Saya terinspirasi memposting tentang VCO ini setelah saya menonton “Jejak Petualang” yang berkunjung disalah satu desa terpencil di pulau apa ya namanya saya lupa. *maaf. Didesa tersebut, ibu-ibunya membuat VCO yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar membuat sabun ataupun digunakan untuk memasak. VCO bisa dibuat sendiri di rumah karena proses pembuatannya yang cukup sederhana. VCO baik digunakan sebagai pelembab kulit maupun sabun mandi atau bisa juga digunakan dalam berbagai masakan. Saya juga pernah membantu Mas Handyan Rozadi membuat VCO saat ditugasi salah satu dosen pada praktikum Biokimia.

***

Read the rest of this entry

Berikut adalah hal-hal yang dapat kita lakukan dalam rangka penghematan air:

Standar

Gambar

1. Penghematan di Dapur
Pakailah bak-bak dengan air secukupnya untuk mencuci piring, mencuci buah, sayuran, daging. Karena pemakaian air mengalir akan lebih boros. Dan apabila tidak memungkinkan pakailah kran dengan debit yang kecil.
Pakailah sisa cucian sayur, buah, daging (yang tanpa detergen untuk menyiram halaman / tanaman)
Jangan buang sisa air minum di wastafel, tetapi pakailah untuk menyiram tanaman. Karena pembuangan air dari wastafel larinya ke laut.
Optimalkan kapasitas mesin cuci baju dan mesin cuci piring, pakailah alat itu dalam kondisi penuh / optimal
Habiskan makanan yang dipiring sehingga piring tidak terlalu kotor dgn makanan dan air yang dipaki untuk mencuci lebih sedikit
Dalam sehari kita minum hanya memakai satu gelas sehingga tidak menambah jumlah gelas yang di cuci
Jika panci anda berkerak maka rendamlah dengan air sisa cucian, jangan memakai air mengalir untuk membersihkannya
2. Penghematan di kamar mandi
Pemasangan shower/pancuran di kamar mandi jangan terlalu tinggi
Pakailah shower kurang dari 5 menit
Perhatikan kondisi kran air, jika terdapat kebocoran segera perbaiki
Saat gosok gigi, memakai sabun dan shampo matikan lah kran air. Air hanya di hidupkan saat membilas rambut/membilas badan/mencuci sikat gigi atau untuk berkumur
Jika memungkinkan mandikan anak-anak bersama
Pasanglah tangki toilet dengan volume terbatas
3. Penghematan di taman/halaman
Pada saat menyiram tanaman pastikan menyiram tepat di tanah atau sekitar tanamannya, tidak menyiram bagian rumah, tempat jalan kaki, atau aspal.
Read the rest of this entry

Praktikum Larutan Penyangga Kelas XI IPA 1 SMAN 8 Semarang Tahun ajaran 2014/2015_ Semoga Bermanfaat.

Standar

assalamualaikum wr. wb

selamat sore, kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai praktikum larutan penyangga.

semoga dapat menambah ilmu kalian yg berkenan membaca. amin 🙂

Dokumentasi 😀

Gambar

  1. A.    Dasar Teori

Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimiaberlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.

Secara umum, larutan penyangga digambarkan sebagai campuran yang terdiri dari:

  • Asam lemah (HA) dan basa konjugasinya (ion A-), campuran ini menghasilkan larutan bersifat asam.
  • Basa lemah (B) dan asam konjugasinya (BH+), campuran ini menghasilkan larutan bersifat basa.

Komponen larutan penyangga terbagi menjadi:

  • Larutan penyangga yang bersifat asam

Larutan ini mempertahankan pH pada daerah asam (pH < 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari asamnya. Adapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu asam lemah dengan suatu basa kuat dimana asam lemahnya dicampurkan dalam jumlah berlebih. Campuran akan menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari asam lemah yang bersangkutan. Pada umumnya basa kuat yang digunakan seperti natriumNa), kalium, barium, kalsium, dan lain-lain.

  • Larutan penyangga yang bersifat basa

Larutan ini mempertahankan pH pada daerah basa (pH > 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih

Cara kerja larutan penyangga

Larutan penyangga mengandung komponen asam dan basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehingga dapat mengikatbaik ion H+ maupun ion OH. Sehingga penambahan sedikit asam kuat atau basa kuat tidak mengubah pH-nya secara signifikan. Berikut ini cara kerja larutan penyangga: Read the rest of this entry

Makanan yang Tidak boleh dikonsumsi “Ibu Hamil”

Standar

Assalamualaikum wr. wb. .24 Desember 2013.

karena banyak Saudara saya yang saat ini Hamil, maka malam ini saya termotivasi berbagi ilmu mengenai Makanan yang Tidak boleh dikonsumsi oleh “Ibu Hamil”. semoga ini bermanfaat bagi Anda para Pembaca 🙂

Gambar

 

1. Bayam

Walaupun bayam adalah sayuran yang kaya akan zat besi, namun jangan terlalu sering mengkonsumsinya karena bagi ibu hamil mengkonsumsi bayam kurang baik sebab oxalic acid yang ada di bayam akan menyerap zat besi dari tubuh ibu hamil, sehingga asupan zat besi bagi janin akan berkurang.

 2. ikan tuna dan ikan-ikan besar

Ikan tuna dan ikan ikan yang besar umumnya memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Tentu ini bisa berbahaya bagi kandungan anda karena bisa merusak organ sarafnya. Namun umumnya ikan ikan laut sangat baik untuk kecerdasan anak dan sangat di anjurkan. Lalu bagaimana dengan ikan tuna? Maka dianjurkan ikan tuna dan ikan ukuran besar ini sebatas 12 ons perminggu saja di konsumsi, untuk keamanan kita dan janin ibu yang sedang mengandung.

3. Pepaya

Pepaya, terutama yang mentah dan setengah matang, kaya akan lateks yang diketahui dapat memicu kontraksi rahim. Pepaya sebaiknya dihindari pada trimester akhir kehamilan.

Ibu hamil boleh mengonsumsi pepaya asal yang benar-benar matang. Pepaya matang kaya akan vitamin seperti vitamin C dan nutrisi sehat lainnya, yang dapat mencegah timbulnya gejala mulas dan sembelit.

Read the rest of this entry

“LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTROLISIS KELAS XII IPA 4 SMAN 8 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014″_semoga bermanfaat :)

Standar

LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTROLISIS

IMG_3342 - Copy

  1. A.    JUDUL : LAPORAN PRAKTIKUM ELEKTROLISIS
  2. B.     TUJUAN

Mempelajari perubahan-perubahan yang terjadi pada elektrolisis larutan Kalium Iodida (KI) dan larutan tembaga II Sulfat (CUSO4)

C.    LANDASAN TEORI

Elektrolisis adalah penguraian suatu elektrolit oleh arus listrik. Pada sel elektrolisis, reaksi kimia akan terjadi jika arus listrik dialirkan melalui larutan elektrolit,yaitu energi listrik ( arus listrik ) diubah menjadi energi kimia ( reaksi redoks ). Sel eleltrolisis memiliki 3 ciri utama,yaitu :

a)    Ada larutan elektrolit yang mengandung ion bebas. Ion – ion ini dapat memberikan atau menerima electron sehingga electron dapat mengalir melalui larutan.

b)   Ada 2 elektroda dalam sel elektrolisis.

c)    Ada sumber arus listrik dari luar,seperti baterai yang mengalirkan arus listrik searah ( DC ).

Elektroda yang menerima electron dari sumber arus listrik luar disebut Katoda, sedangkan elektroda yang mengalirkan electron kembali ke sumber arus listrik luar disebut Anoda. Katoda adalah tempat terjadinya reaksi reduksi dan anoda adalah tempat terjadinya reaksi oksidasi. Katoda merupakan elektroda negative karena menangkap electron sedangakan anoda merupakan elektroda positif karena melepas electron.

Dalam sel, reaksi oksidasi reduksi berlangsung dengan spontan, dan energi kimia yang menyertai reaksi kimia diubah menjadi energi listrik. Bila potensial diberikan pada sel dalam arah kebalikan dengan arah potensial sel, reaksi sel yang berkaitan dengan negatif potensial sel akan diinduksi. Dengan kata lain, reaksi yang tidak berlangsung spontan kini diinduksi dengan energi listrik. Proses ini disebut elektrolisis. Pengecasan baterai timbal adalah contoh elektrolisisis

D.    ALAT DAN BAHAN

    1. Larutan Tembaga II Sulfat (CUSO4) 0.5 M
    2. Larutan Kalium Iodida (KI) 0.5 M
    3. Elektroda Carbon
    4. Indikator Phenolptalein (PP)
    5. Larutan Amilum
    6. Pipa U
    7. Kabel listrik
    8. Power supply
    9. Read the rest of this entry

“Bahan Ajar Materi Sistem Periodik Unsur”

Standar

B. Sistem Periodik

            Dalam rangka memperoleh kemudahan dalam mempelajari sifat-sifat unsur kimia penyusun alam semesta, para ahli berusaha untuk membuat pengelompokan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Hal ini perlu, karena dari waktu ke waktu, semakin banyak unsur-unsur baru diketemukan orang, sehingga tanpa metode yang baik, niscaya akan sangat sukar mempelajari sifat-sifat unsur. Produk akhir dari upaya para ahli dalam rangka pengelompokan unsur adalah sebuah tabel yang sekarang dikenal dengan nama tabel sistem periodik unsur. Tetapi, sebelum dihasilkan tabel seperti yang di atas, berbagai upaya pengelompokan unsur telah dilakukan orang.

 

1. Perkembangan Sistem Periodik

 

a. Read the rest of this entry